Friday, March 29, 2019

Sejarah dan Awal Kemunculan "Barbershop"


AWAL MULA KEMUNCULAN BARBERSHOP

Barber diambil dari kata Latin Barba (yang berarti beard yaitu artinya janggut). kebanyakan pria, yang memiliki pekerjaan menggunting berbagai jenis rambut dan merapikan serta memangkas janggut dan kumis para lelaki. Tempat di mana mereka bekerja itulah yang biasanya disebut barbershop, Pada zaman pertengahan, ternyata tidak hanya rambut yang boleh dipotong di barbershop tapi bisa juga melakukan bedah kecil (operasi), cabut gigi dan sedot darah pakai lintah (dulu dibuat untuk obat)

Penguasa Perancis dulu membagi dua macam pengobatan, ada ahli bedah profesional (doktor) dan tukang bedah amatir (tukang bedah yang ada di barbershop)


Abad ke-14 tukang bedah amatir sudah mendapatkan izin untuk mempunyai pekerja dan mereka juga bisa belajar ilmu bedah profesional di fakultas kedokteran di Paris University.

Ambroise Pare yang merupakan tokoh bedah modern plus ahli bedah kerajaan Perancis juga ternyata bermula sebagai tukang bedah barbershop


SEJARAH TIANG LAMPU BARBER

Awalnya pemakaian tiang lampu warna putih, warna merah dan warna biru yang berputar melilit adalah kebiasaan bagi para tukang sedot darah yang jemur pembalut/bandage yg telah dipakai dan berlumuran darah di depan klinik mereka.

Lalu pembalut/bandages yang dijemur itu tertiup angin lalu berputar-putar melilit dan menimbulkan variasi warna merah putih, lama kelamaan kebiasaan itu jadi trademark di tiap klinik plus jadi pemberitahuan buat orang-orang kalau tempat itu klinik Barbershop.

Seiring jalannya waktu, pemandangan itu membuat sebagian orang merasa jijik, jadi dibuatkanlah sebuah tiang putih yang di cat pakai warna merah dan biru sebagai pengganti pembalut/bandages yg digantung.



Tiang warna putih menggambarkan pembalut/bandages, warna merah itu merupakan aliran darah dan warna biru menggambarkan urat/pembuluh vena tempat darah disedot, bulatan diatas tiang menggambarkan bekas buat penyimpanan lintah, sementara bulatan dibawah itu bekas buat nampung darah, tapi waktu itu modelnya masih kaku tidak muter-muter

1950 an: Amerika buat model lebih sempurna, yang bisa berputar dan bekas yang diatas tiang diganti dengan bola. Barbershop juga sudah tidak menjadi klinik sedot darah lagi tetapi khusus untuk tempat potong rambut saja

1950 - 1967: Dari hanya satu perusahaan saja sudah lampu tersebut terjual sebanyak 50,000 buah tiang tanda Barbershop ini, seiring dengan banyaknya Barber Shop di Amerika. Nah tahun 1996 penjualannya mencapai rata-rata 70,000 buah

Tapi pada saat tahun 1996 penjualannya merosot terus karena ada peraturan yang membatasi pemakaian tiang ini dengan alasan bikin pusing kepala kalau terlalu banyak di pinggir jalan dan bisa mengganggu pengemudi yg lewat.

Walau demikian, model tiang ini merebak pesat ke seluruh dunia dan hampir seluruh dunia juga sepakat kalau tiang ini menjadi tanda tempat memotong rambut atau Barbershop. Dan jika tiang tersebut berputar artinya barber shop itu buka, kalau berhenti berputar artinya tutup.




Silahkan kunjungi Wj Barbershop Alamat : Depan Yon Zipur Jl. Krakatau No.08 Rt 04 Rw 02 Kel. Gunung Ibul Kec. Prabumulih Timur Samping Lapangan Volly dekat SMK YPN Abadi Prabumulih (Wa: 085380131212)

No comments:

Post a Comment